Pemakan Bawang
10 Mei 2019
Menaruh kata hanya untuk menjadi sumbu
Cipratan amarah untuk mengoyak kalbu
Pembelaan seperti tungku
Renyah oleh kobaran nafsu
Telah aku basuh oleh sabar
Kian menjadi dengan gusar
Menghelan nafas penat
Namun keadaan kian kusut
Keras ingin menang
Takut menjadi pecundang
Mengalah takut kalah
Keras justru menjadi penengah
Puluhan kali kamu meruntuk
Aku terisak pada garis kerelaan
Tiap saat terkena semburan
Letih membelai untuk bertekuk
Tengok sebentar pelipur hati
Bukan satu dua kali
Aku tertampar oleh nasfi
Bukan satu dua kali
Terluka karena dihakimi
Durjanamu abadi laraku
Kebas sering sendu
Tangisku tak menyadarkan
Biar halau menjadi keruntuhan
Komentar
Posting Komentar