Seekor Burung

Hidup dengan sebuah kebebasan adalah keinginannya. Tanpa rumahpun sepertinya burung akan tetap hidup. Hinggap pada tiap-tiap bunga yang membuatnya penasaran. Lalu dia merusaknya. Setelah itu terbang kembali.

Mana mungkin dia berlama-lama dengan satu bunga? Burung sangat suka kebebasan. Tanpa dinding peraturan. Tanpa ada kata larangan. 

Hidupnya selalu ingin bebas. Sebagai bunga yang hanya menjadi tempat singgah mungkin tak apa. Tidak mungkin dia peduli. Burung hanya ingin terbang bebas. Bebas untuk memberi makan ego dia sendiri. Ego akan kebebasan. Ego akan jauh dari kekangan. 

Kebebasan menurutnya mungkin adalah kemenangan. 

Tetaplah terbang yang jauh dan tinggi. Jangan pernah hinggap atau menetap. Kau hanya perusak. Satu waktu makanlah sebuah kenyataan, kebebasan selalu bersama dengan kesunyian. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Angka

Ampas

Dalang dan Wayang Maharani

Racun

Puaka cinta

Gadis liar

Pemakan Bawang