Angka

Angka demi angka terlewat jua. Tanpa terasa kian menyusut wujudnya. Ku kira setiap kita melewatinya, kita semakin kuat. Terbukti kita semakin rusak. 

Tekadmu ingin kita pulih. Namun tuan, aku di batas kemampuan. Tiap air mata mengguyur batinku. Tak terasa aku mulai mati oleh perasaanmu. 

Jika tak sejauh ini mungkin persimpangan itu masih bisa kita lalui. Dan jika tak sejauh ini mungkin akan sedikit air mata yang menghujani. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ampas

Seekor Burung

Dalang dan Wayang Maharani

Racun

Puaka cinta

Gadis liar

Pemakan Bawang