Terkurung
Sebentar pagi, sebentar malam
Hendak membenamkan
Tapi menggali kembali
Tak ada jawaban selain sangsi
Sisi apa yang istimewa
Sehinga penitikberatan terlalu hampa disudutku
Sisi siapa yang terlalu cantik
Hingga sandingku tak diakui
Berdekapan dengan bayangan
Bertatapan tanpa tabir
Mata biuku
Tak pandai membekukan
Bayangan siapa
Kau langsung mendekap
Iris siapa
Kau tak memandang lekat
Hingga diam diujung tombak
Mesti kemana lagi?
Tak ada lorong lagi di bumi
Aku terkurung dalam bui
Komentar
Posting Komentar